Info Properti

Segala Informasi Tentang Properti Jakarta

Archive for Februari, 2011

NILAI KEINDAHAN RUMAH JOGLO

JAKARTA – Tak hanya megah, indah, sarat makna dan nilai-nilai sosiokultural, arsitektur bangunan joglo juga dapat meredam gempa. Bagaimana desainnya?
Sebuah bangunan joglo yang menimbulkan interpretasi arsitektur Jawa mencerminkan ketenangan, hadir di antara bangunan- bangunan yang beraneka ragam. Interpretasi ini memiliki ciri pemakaian konstruksi atap yang kokoh dan bentuk lengkung-lengkungan di ruang per ruang.
Rumah adat joglo yang merupakan rumah peninggalan adat kuno dengan karya seninya yang bermutu memiliki nilai arsitektur tinggi sebagai wujud dan kebudayaan daerah yang sekaligus merupakan salah satu wujud seni bangunan atau gaya seni bangunan tradisional.
Joglo merupakan kerangka bangunan utama dari rumah adat Kudus terdiri atas soko guru berupa empat tiang utama dengan pengeret tumpang songo (tumpang sembilan) atau tumpang telu (tumpang tiga) di atasnya. Struktur joglo yang seperti itu, selain sebagai penopang struktur utama rumah, juga sebagai tumpuan atap rumah agar atap rumah bisa berbentuk pencu.

Konstruksi Rumah Joglo

Pada arsitektur bangunan rumah joglo, seni arsitektur bukan sekadar pemahaman seni konstruksi rumah, juga merupakan refleksi nilai dan norma masyarakat pendukungnya. Kecintaan manusia pada cita rasa keindahan, bahkan sikap religiusitasnya terefleksikan dalam arsitektur rumah dengan gaya ini.
Pada bagian pintu masuk memiliki tiga buah pintu, yakni pintu utama di tengah dan pintu kedua yang berada di samping kiri dan kanan pintu utama. Ketiga bagian pintu tersebut memiliki makna simbolis bahwa kupu tarung yang berada di tengah untuk keluarga besar, sementara dua pintu di samping kanan dan kiri untuk besan.
Pada ruang bagian dalam yang disebut gedongan dijadikan sebagai mihrab, tempat Imam memimpin salat yang dikaitkan dengan makna simbolis sebagai tempat yang disucikan, sakral, dan dikeramatkan. Gedongan juga merangkap sebagai tempat tidur utama yang dihormati dan pada waktuwaktu tertentu dijadikan sebagai ruang tidur pengantin bagi anak-anaknya.

Keindahan Rumah Joglo

Ruang depan yang disebut jaga satru disediakan untuk umat dan terbagi menjadi dua bagian, sebelah kiri untuk jamaah wanita dan sebelah kanan untuk jamaah pria. Masih pada ruang jaga satru di depan pintu masuk terdapat satu tiang di tengah ruang yang disebut tiang keseimbangan atau soko geder, selain sebagai simbol kepemilikan rumah, tiang tersebut juga berfungsi sebagai pertanda atau tonggak untuk mengingatkan pada penghuni tentang keesaan Tuhan.

Begitu juga di ruang dalam terdapat empat tiang utama yang disebut soko guru melambangkan empat hakikat kesempurnaan hidup dan juga ditafsirkan sebagi hakikat dari sifat manusia.
“Untuk membedakan status sosial pemilik rumah, kehadiran bentangan dan tiang penyangga dengan atap bersusun yang biasanya dibiarkan menyerupai warna aslinya menjadi ciri khas dari kehadiran sebuah pendopo dalam rumah dengan gaya ini,” tutur Zulfikar Latief, pemilik galeri Rumah Jawa, yang menyediakan rumah adat joglo dan furnitur etniknya.
Kesan yang akan timbul dari arsitektur bangunan tradisional joglo sering kali terasa antik dan kuno, hal ini timbul melalui kehadiran perabot hingga pernak-pernik pendukung bernuansa lawas yang dibiarkan apa adanya. Namun, dalam penataan hunian bergaya ini tidak ada salahnya bila dikombinasikan dengan gaya modern maupun minimalis. (chaerunnisa/sindo/via)

sumber: http://www.okezone.com

Membuat Dapur Kayu Lebih Fungsional

oleh : Team Bangun Rumah

Memasak memang kegiatan utama di dapur. Namun ternyata tidak hanya makanan saja yang bias diolah di dapur. Cerita baru, inspirasi baru, bahkan interaksi seru dengan anggota keluarga dan kerabat bias dilakukan di dapur.

Bagaimana caranya aktivitas tersebut menjadi lebih terasa? Perhatian terhadap detail fungsi dapur adalah jawabannya.

Secara umum, dapur terbagi menjadi empat area. Area tersebut, yaitu area menyimpan (storage), memasak, mencuci, dan mempersiapkan masakan. Namun pada zaman yang serba kompak, dapur dituntut untuk mampu menampung aktivitas dan volume barang yang banyak. Maka muncullah produk-produk dapur yang mendukung tuntutan tersebut. Diantaranya adalah system storage yang terpadu dengan kabinet-kabinet dapur, system buka tutup kabinet yang semakin variatif, dan teknologi bahan kayu yang bias memaksimalkan detail karakter material kayu.

Material kayu semakin mudah diolah. Kayu kamper Samarinda, kayu jati, atau material komposit berbentuk kayu, dapat dipadupadankan dengan sistem storage, sehingga tercipta ruang-ruang yang lebih kompak dan memaksimalkan volume penyimpanan. Dulu, ruang-ruang di area sudut susah dimanfaatkan. Namun sekarang menjadi lebih mudah karena ada rak kabinet khusus untuk area sudut.

Begitu pula dengan daya tahan kayu. Lebih banyak pilihan untuk meningkatkan keawetan kayu ini. Dari penggunaan teknologi anti rayap, sistem pengeringan yang canggih, hingga olahan material, dapat dilakukan. Olahan material komposit pendukung dapur pun semakin hari semakin ringan. Hal itu tentunya meringankan beban struktur kayu. Kayu tidak gampang melenting akibat tekanan. Umur dapur pun bisa semakin tahan lama.

Perabot Pendukung Material Kayu

Fungsi dapur memang terkait langsung dengan perangkat dan perabotnya. Namun ingat, desain pun menjadi penting sewaktu perangkat itu di padupadankan dengan kabinet dapur berbahan kayu. Lalu apa yang bisa dilakukan?

  • Pastikan keperluan kabinet, sehingga Anda mendapatkan gambaran ukuran perangkat dan perabot yang diperlukan. Misalnya, desain kabinet tertentu diperuntukan sebagai wadah piring, maka pastikan ukuran kabinet sesuai dengan ukuran perangkat rak piring built-in yang ada di pasaran.
  • Rencanakan penggunaan merek perangkat dan perabot dapur sejak awal. Lakukan survey di pasar untuk mengetahui kebutuhan perabot yang cocok di dapur Anda. Mintalah brosur produk yang memperlihatkan spesifikasi dan ukurannya. Hal ini penting untuk menyelaraskan perangkat dan perabot dengan desain dapur kita.
  • Perangkat dapur memerlukan perawatan. Pastikan desain dapur memudahkan untuk aktivitas perawatan itu. Gunakan desain yang memudahkan untuk melepas dan memasang perangkat tersebut pada material dapur, tanpa menimbulkan kerusakan, seperti kayu terkelupas atau rusak akibat terlalu kerasnya pemasangan baut.

“tips untuk anda”

  • Pilihlah material kayu yang telah di keringkan. Gunakan antirayap. Kayu kering bias mengurangi berat kayu dan tak mudah berubah bentuk.
  • Saat Anda memilih menggunakan kayu seken dari pintu, kusen, atau olahan furniture yang memilki kayu berkualitas baik (jati, merbau, atau kamper), pilihlah bagian yang tidak terkena tekanan akibat gaya tekan dari struktur. Hal ini untuk mencegah kayu susah diolah dan dibentuk.
  • Kayu memerlukan perawatan, khususnya bagian yang sering terkena air. Melapis kayu dengan material tahan air sebaiknya dilakukan pada awal pembuatan, sehingga kekeringan kayu tetap terjaga.

—-

Sumber :

http://bangun-rumah.com/membuat-dapur-kayu-lebih-fungsional.php